Luhut soal Trump Pangkas Tarif RI: Kita Tidak Sedang Memberi Karpet Merah
17/07/2025 10:01
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan dampak pemangkasan tarif impor yang dikenakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi 19%. Pemangkasan tarif ini disebut dapat berdampak pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga penyerapan tenaga kerja.
Luhut menilai keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia mampu mengamankan kepentingan nasional dalam forum negosiasi internasional. Penyesuaian tarif Indonesia terhadap produk AS merupakan bagian dari langkah kebijakan yang bersifat strategis untuk memperkuat rantai pasok, menarik investasi berbasis nilai tambah, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra dagang yang dihormati.
"Kita tidak sedang memberi karpet merah untuk pihak luar, tetapi justru membuka jalan yang lebih besar bagi produk dan pelaku usaha Indonesia untuk bersaing di pasar global. Ini adalah diplomasi ekonomi dengan visi jangka panjang yang jelas, yang berlandaskan kepentingan nasional," ujar Luhut dalam keterangannya, dikutip Kamis (17/7/2025).
Dalam kesepakatan tersebut, Luhut menyebut Indonesia mengambil langkah strategis dengan menyederhanakan tarif terhadap sebagian besar produk impor dari AS, sebagai bagian dari pendekatan timbal balik yang terukur dan menguntungkan kedua belah pihak. Menurutnya, kebijakan ini bukanlah konsesi sepihak, melainkan strategi untuk membuka peluang investasi, mendorong transfer teknologi, dan memperluas akses pasar ekspor Indonesia secara lebih kompetitif.
DEN telah melakukan simulasi ekonomi dengan dua skenario utama. Pada skenario pertama, tarif tambahan terhadap produk Indonesia tetap tinggi di angka 32%, sebagaimana sebelum kesepakatan dicapai. Sementara pada skenario kedua, tarif berhasil diturunkan menjadi 19%, disertai dengan penyesuaian tarif impor Indonesia terhadap sebagian besar produk dari AS. Kedua skenario ini dianalisis untuk mengukur dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Hasil simulasi men...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda