AHY Janji Truk Obesitas Lenyap Tahun Depan

17/07/2025 15:31
Gambar
Pemerintah memastikan penerapan larangan truk obesitas alias Zero Over Dimension Over Load (ODOL) berjalan di 2026. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai melakukan Rapat Koordinasi Penanganan ODOL yang digelar di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

"Ya, secara umum masih on the track," katanya.

AHY mengatakan pemerintah rutin melakukan rapat koordinasi (rakor) untuk mengawal target zero ODOL tersebut.

"Itulah mengapa kami rajin sekali melakukan rakor baik yang terbuka bagi media maupun yang tertutup, termasuk yang parsial," katanya.

Dalam rapat tersebut, AHY mengatakan tiga isu yang mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk segera diselesaikan. Sebutnya, pemberantasan pungli, kesejahteraan supir truk serta deregulasi dan sinkronisasi peraturan terkait dengan angkutan barang.

AHY mengatakan praktik pungli yang terjadi di lapangan membuat para pengusaha maupun supir truk membawa beban yang berlebihan. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya yang dikeluarkan.

Ia menyebut setiap truk bisa mengeluarkan biaya antara Rp 100 hingga Rp 150 juta per tahun hanya untuk pungli di jalan raya. Menurutnya, hal ini juga lah yang membuat biaya logistik di Indonesia mahal.

"Jadi, kenapa biaya logistiknya besar, menjadi mahal? Karena banyak pungli di sana-sini," katanya.

AHY menegaskan pemerintah bakal memberantas pungli secara keseluruhan tanpa pandang bulu. Dalam hal ini dengan melibatkan Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Polri untuk memberantas praktik pungli di Indonesia.

"Jadi, pencegahan nomor satu, tapi penindakan selalu menjadi opsi yang bisa digunakan untuk menegakkan hukum yang seharusnya dikawal bersama-sama," katanya.

Isu kedua yang mendapatkan perhatian yakni adanya peningkatan kesejahteraan supir truk yang selama ini rentan dalam sistem logistik di Indonesia. Dalam banyak kasus kecelakaan yang terjad...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda