Bantahan Rosan ke Purbaya yang Tuding Iklim Investasi RI Berantakan!
02/12/2025 17:00
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menjawab tudingan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menuding iklim Indonesia kalah bersaing dengan negara tetangga. Purbaya menyebut iklim investasi di Tanah Air masih berantakan hingga kalah dari Malaysia dan Vietnam.
Menjawab itu, Rosan menyebut dirinya menerima setiap masukan termasuk dari Purbaya. Namun, ia mengaku lebih suka berbicara soal data, yang mana capaian investasi sejauh ini menunjukkan kinerja positif.
Menurut Rosan, periode Januari-September 2025 Indonesia berhasil mendatangkan investasi senilai Rp 1.434 triliun atau 75% dari target tahun ini yang senilai Rp 1.905 triliun. Hal ini sejalan dengan target yang dipasang pemerintah.
"Ya semua masukan-masukan kita selalu terima ya, termasuk dari Menteri Keuangan juga. Tapi kalau saya lebih suka bicara angka dan statistik. Kalau angka dan statistik, kami alhamdulillah, tadi kami juga baru melaporkan, sesuai dengan agendanya, realisasi investasi Januari sampai September ini, sesuai dengan target," ujar Rosan di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).
Rosan menambahkan, pihaknya terus berupaya memperbaiki iklim investasi, salah satunya lewat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025. PP itu menjadi landasan pemberlakuan fiktif positif dalam perizinan investasi.
Lewat fiktif positif, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bisa menerbitkan izin investasi secara otomatis jika kementerian teknis tidak mengeluarkan izin sesuai waktu yang ditentukan. Rosan menyebut kebijakan ini direspons positif investor dalam dan luar negeri.
"Kalau perizinan itu sudah masuk ke kami, dan kami memberikan kepada Kementerian lain, ada 18 kementerian, dan sudah ada target jangka waktunya, atau service level agreement yang disepakati itu tidak ditepati, otomatis kami bisa mengeluarkan perizinannya," beber Rosan.
Sebelumnya, Purbaya menilai iklim investasi di Tanah Air masih berantakan. Hal ini membuat Indonesia kalah ber...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda