Adhi Karya soal Rencana Pramono Bongkar Tiang Monorel: Belum Ada Kesepakatan!
07/01/2026 18:30
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menyatakan belum ada kesepakatan terkait dengan pembongkaran tiang monorel. Hal itu diungkap menyusul pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan membongkar tiang monorel di minggu ke-3 bulan ini.
"Belum (ada kesepakatan). Masih on progress," kata Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Rozi Sparta, saat dihubungi detikcom, Rabu (7/1/2026).
Hingga saat ini, Rozi juga menyebut belum ada kesepakatan nilai ganti rugi pembongkaran tiang-tiang monorel. Pembahasan terkait hal tersebut masih dalam diskusi ADHI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Rozi menegaskan, tiang monorel sepanjang Jalan Rasuna Said dan Asia Afrika tercatat sebagai aset milik ADHI berdasarkan Putusan Pengadilan 296/Pdt.G/2012/PN.JKT.Sel pada 22 Oktober 2012 dan pendapat hukum atau legal opinion dari Jaksa Pengacara Negara No. B.354/G/Gph.1/08/2017 tanggal 16 Agustus 2017.
"Perihal adanya rencana pembongkaran tiang monorel yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta benar adanya. Hingga saat ini ADHI bersama Pemprov DKI masih melaksanakan pembahasan bersama lebih lanjut. Karena mengingat tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika merupakan aset milik ADHI," imbuhnya.
Dalam proses ini, terang Rozi, ADHI terus menjalin komunikasi dengan stakeholder lain untuk memberi pendampingan dan mencari solusi terbaik terhadap kondisi tersebut. Perseroan juga mendorong komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan pembongkaran dilakukan sesuai tata kelola perusahaan yang baik.
"ADHI tetap berkomitmen untuk mewujudkan dan menjalin komunikasi yang baik untuk berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk memastikan seluruh proses rencana pembongkaran tiang eks monorail berjalan sesuai Tata Kelola Perusahaan dan seluruh ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
Untuk diketahui, tiang monorel milik Adhi Karya memiliki nilai aset yang tercatat dalam laporan keuangannya. Namun nilai aset tiang monorel ini menyusut dari awal sebesar Rp 132,05 ...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda