IHSG Melemah di Tengah Aksi Jual Asing, BBCA Siapkan Buyback Rp 5 T

30/01/2026 09:01
Gambar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (29/1) dengan koreksi 1,06% dan bertengger di level 8.232,20. Di tengah tekanan indeks, sejumlah saham berkapitalisasi besar justru mencatat kenaikan, seperti BBRI yang melonjak 5,29%, BBCA naik 2,49%, serta BREN menguat 4,52%.

Sebaliknya, pelemahan tajam terjadi pada DSSA yang turun 4,67%, BUMI merosot 14,97%, dan IMPC melemah 14,71%. Dari sisi aliran dana, investor asing masih membukukan aksi jual bersih sebesar Rp5,11 triliun di pasar reguler. Jika dihitung secara keseluruhan, nilai net sell asing mencapai Rp4,44 triliun.

Tekanan juga terlihat secara sektoral, 10 dari 11 sektor ditutup di zona merah. Sektor cyclical menjadi yang paling dalam terkoreksi dengan penurunan 4,88%, sementara sektor transportation menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan, naik 0,76%.

OJK menyampaikan telah menyiapkan tiga langkah utama untuk melanjutkan agenda reformasi pasar modal. Pertama, penyesuaian metode perhitungan free float dengan mengecualikan kepemilikan investor kategori korporasi dan lainnya, sekaligus rencana publikasi data kepemilikan saham di atas dan di bawah 5% per kategori yang masih dalam proses kajian MSCI.

Kedua, peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham di bawah 5%, termasuk klasifikasi investor dan struktur kepemilikan yang diselaraskan dengan praktik internasional.

Ketiga, penerapan ketentuan batas minimal free float sebesar 15% dari sebelumnya 7,5%, disertai kebijakan penghapusan pencatatan bagi emiten yang tidak memenuhi ketentuan tersebut mulai bulan depan.

Selain itu, OJK juga akan menyampaikan data Ultimate Beneficial Owner (UBO) kepada MSCI dengan fokus awal pada konstituen IDX100, serta menyiapkan regulasi demutualisasi bursa yang ditargetkan terbit pada kuartal I 2026. Langkah-langkah ini dinilai mampu menjawab sejumlah perhatian yang selama ini disoroti MSCI.



BBCA mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan total anggaran hingga Rp 5 triliun. Aksi buybac...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda