Beri Kuliah Umum, Bahlil Sentil Menteri yang Ragukan Lifting Minyak

12/02/2026 15:30
Gambar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara merespons pihak-pihak yang meragukan lifting minyak nasional tembus 605 ribu barel/hari.

Menurut Bahlil keraguan tersebut datang dari salah satu anggota DPR dan salah satu menteri.

"Kok ada salah satu anggota DPR dan salah satu menteri yang mengatakan bahwa bagaimana mungkin lifting naik sementara sumur besar belum ada. Eh ini terlalu banyak baca buku nih," katanya dalam acara Kuliah Umum yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/2//2205).

Bahlil menejelaskan saat ini memang belum ada penemuan sumur baru yang besar. Namun capaian lifting tahun 2025 sebesar 605 ribu barel tersebut terjadi karena adanya sejumlah strategi yang ia telah lakukan.

Bahlil bilang pihaknya melakukan terhadap sejumlah sumur yang ada di Indonesia. Ia bilang saat ini ada sekitar kurang lebih 40.000 sumur. Namun yang sumur berproduksi hanya sekitar 17.000 sumur. Itu pun merupakan sumur-sumur tua.

Dari kondisi tersebut, maka perlu adanya optimalisasi teknologi melalui EOR, kemudian melakukan pengelolaan terhadap sumur-sumur yang nganggur atau idle well dengan melakukan kerja sama dengan pihak lain.

Kemudian mempercepat proses perizinan puluhan ribu sumur minyak masyarakat di sejumlah daerah agar dapat segera berkontribusi terhadap lifting nasional.



Langkah selanjutnya yakni melakukan ilmu tekan menekan. Artinya ia mendorong KKKS yang sudah melakukan POD untuk segera melakukan konstruksi untuk bisa produksi. Jika hal tersebut tak dilakukan maka akan dicabut izin produksinya.

Bahlil mencotohkan yang terjadi pada Inpex dan Exxon, pada tahun 2024 produksi Exxon hanya mencapai 140 ribu barel per day. Namun setelah ada komunikasi pihaknya dengan Exxon, maka produksi pasa tahun 2025 alami peningkatan.

"Dia lupa kalau kita itu komunikasi terus dengan K3S, cadangan kau jangan kau sembunyikan, kau naikin cepat. Kalau habis kita kasih kamu yang baru lagi. Kenapa mereka membuat pelan-pelan agar mereka mempu...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda