Purbaya Ngaku Belum Tahu Utang Kereta Cepat Bakal Dibayar APBN
12/02/2026 16:30
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar soal utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bakal dibayar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pernyataan itu sebelumnya disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Menurut Purbaya, ia belum bisa memastikan apakah utang tersebut akan benar dibayar APBN. Oleh karena itu, dirinya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait.
"Saya belum tanya tuh masalah itu. (Udah dikasih tahu bakal pakai APBN?) Belum. Seingat saya sih masih 50-50 tapi saya akan diskusikan," katanya saat ditemui di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
Bendahara Negara juga mengaku belum menerima ajakan untuk negosiasi penyelesaian utang Whoosh yang akan dilakukan di China. Sebagai informasi, utang yang harus dibayar per tahun untuk proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut mencapai Rp 1,2 triliun.
"Belum, belum," singkatnya.
Sebelumnya, Prasetyo Hadi menyatakan urusan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung bakal dibayar APBN. Saat ini proses negosiasi utang sedang melakukan finalisasi yang dilakukan oleh BPI Danantara dan pihak China.
"Kemarin laporan terakhir, rapat di Danantara, jadi masih ada finalisasi sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya itu langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," ungkap Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
"Iya (utang Whoosh tetap dibayar dengan APBN)," tegasnya memastikan ketika ditanya nasib pembayaran utang Whoosh dengan APBN....
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda