Pengusaha AS Bersorak Menang Dagang dari RI, Trump Dipuji Habis-habisan
27/02/2026 13:00
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) membuka lembar baru dalam hal kerja sama ekonomi melalui perjanjian dagang Agreements on Reciprocal Trade atau ART. Perjanjian dagang ini dinilai memberikan keuntungan sangat besar bagi industri AS, membuat para pengusaha Paman Sam 'bersorak sorai' hingga memuji Presiden Donald Trump.
Kantor Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) menjelaskan dengan perjanjian tersebut, Indonesia sepakat untuk menghapus hambatan tarif terhadap lebih dari 99% produk AS. Dengan begitu, mereka bisa memperluas akses sampai ke pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 280 juta orang.
"Perjanjian bersejarah ini memperdalam kemitraan ekonomi kita dengan mitra kunci di kawasan Indo-Pasifik dan menciptakan peluang baru bagi petani, produsen, dan pelaku usaha Amerika," tulis USTR dalam situs resminya, dikutip Jumat (27/2/2026).
Dalam keterangan di situs resminya, USTR menampilkan sejumlah pemberitaan media terkait kesepakatan dagang dengan Indonesia. Lembaga itu juga mengutip pernyataan sejumlah pengusaha AS yang memuji langkah yang sudah dilakukan Trump.
Sebagai contoh, ada sambutan dari Presiden Asosiasi Peternak Sapi Nasional (NBCA) dan produsen sapi Virginia, Gene Copenhaver, yang menyatakan perjanjian ini membuat produsen sapi AS jadi punya akses ke Indonesia yang merupakan negara terpadat keempat di dunia, pasar daging sapi halal terbesar di dunia, dan lebih banyak peluang untuk meningkatkan profitabilitas produsen.
"NCBA mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump dan Perwakilan Perdagangan AS, Duta Besar Jamieson Greer, atas kerja keras mereka dalam menandatangani kesepakatan perdagangan ini demi keuntungan produsen Amerika," kata Copenhaver dalam keterangan USTR itu.
Hal senada juga diungkapkan oleh Presiden dan CEO Federasi Ekspor Daging AS (US Meat Export Federation/USMEF), Dan Halstrom. Menurutnya, perjanjian itu mengatasi banyak hambatan yang selama mereka rasakan untuk mengakses pasar Indonesia.
Hal...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda