Menhan AS Bilang Tak Perlu Khawatir Penutupan Selat Hormuz: Kami Sudah Tangani!

14/03/2026 16:30
Gambar
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan penutupan Selat Hormuz oleh Iran tidak akan menjadi masalah bagi dunia. Sebagai informasi, usai Iran menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz pasokan minyak dunia terganggu hingga berujung lonjakan harga.

Melansir CNBC, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menyentuh level US$ 93 per barel pada Jumat (13/3) kemarin. Harga minyak bergerak naik dari level US$ 67 per barel sehari sebelum perang dimulai pada 28 Februari.

Meski demikian, Hegseth mengklaim telah mengatasi persoalan di Selat Hormuz. Menurutnya, penutupan selat menjadi bentuk keputusasaan Iran.

"Kami sudah menanganinya, dan tidak perlu khawatir tentang itu," ujar Hegseth dikutip dari CNBC, Sabtu (14/3/2026).

Hegseth mengatakan, AS telah berencana membuka kembali jalur pengiriman di Selat Hormuz. Hal ini ia tegaskan untuk membantah klaim sejumlah pihak yang menyebut AS tidak memiliki rencana untuk membuka kembali Selat Hormuz.

"Pada akhirnya, kami ingin melakukannya secara berurutan dengan cara yang paling masuk akal untuk apa yang ingin kami capai," katanya.

Namun, Hegseth tidak menyebut spesifik langkah yang akan ditempuh AS untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hegseth pun memperkirakan perusahaan pertahanan Iran akan hancur dalam waktu dekat.

"Satu-satunya hal yang menghambat transit di selat saat ini adalah Iran yang menembaki kapal," terangnya .

"Kami bekerja sama dengan mitra antarlembaga kami. Ini bukan situasi sulit yang akan kami biarkan tetap menjadi sengketa atau kurangnya arus barang internasional," tambahnya.

Sebelumnya, Hegseth juga sempat mengklaim berhasil menghancurkan perusahaan pertahanan Iran yang memproduksi komponen rudal balistik. Ia juga sempat mengatakan Mojtaba Khamenei terluka akibat perang tersebut.

Sementara itu, Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan angkatan laut AS belum sepenuhnya siap mengawal kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Namun, pernyataan tersebut dibantah kemudian oleh Menteri ...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda