MBG hingga Kopdes Merah Putih Jadi 'Mesin' Prabowo Bidik Ekonomi 8%
25/03/2026 08:00
Pertumbuhan ekonomi hingga 8% jadi target besar Presiden Prabowo Subianto. Sejauh ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stagnan di kisaran 5%. Terakhir, dalam setahun penuh pada 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11%. Prabowo menargetkan ekonomi tumbuh 8% hingga 2029.
Dalam sesi diskusi bersama jurnalis dan pengamat yang dilakukan beberapa waktu lalu, Prabowo memaparkan berbagai kebijakan yang telah dilakukan pemerintahannya untuk bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi. Kebijakan-kebijakan ini terfokus pada penciptaan lapangan kerja untuk meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.
Kebijakan yang pertama, Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lewat program unggulannya tersebut, Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat terkerek dari rantai pasok setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Diperkirakan ada 1,5 juta orang yang bekerja di SPPG.
Prabowo menargetkan ada 30 ribuan SPPG yang dibangun di Indonesia dengan mempekerjakan 50 orang per unit. Artinya, bila ditotal ada 1,5 juta orang yang bekerja.
"MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja," sebut Prabowo dalam video diskusi yang dikutip Selasa (24/3/2026).
Itu baru dari SPPG, Prabowo memaparkan lebih jauh, setiap unit SPPG akan menciptakan 5-10 vendor kebutuhan dapur, misalnya untuk memasok telur, buah, daging, dan lain-lain. Setiap vendor juga akan mempekerjakan masyarakat, maka lebih banyak lagi lapangan kerja tercipta.
"Bila setiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 orang. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja," ujar Prabowo.
Pihaknya juga membesut Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan target 80 ribu koperasi yang masing-masing mempekerjakan sekitar 18 orang, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.
Belum lagi dampak ekonomi yang dihasilkan dari Koperasi Desa, mulai dari s...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda