Usai Malaysia, Giliran Thailand Dapat Sinyal dari Iran Bisa Lewati Hormuz
28/03/2026 17:30
Setelah Malaysia mengumumkan 7 kapal tanker direstui lewat Selat Hormuz, kini giliran tetangga Indonesia lainnya yaitu Thailand bakal dapat restu melewati selat yang selama ini diblokade Iran itu
Pemerintah Negara Gajah Putih itu menyatakan telah mencapai kesepakatak dengan Iran untuk bisa melewati Selat Hormuz. Selama ini kapal tanker Thailand terjebak sejak meletusnya perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran pada akhir Februari lalu.
Dikutip dari CNA, Thailand telah mencapai kesepakatan untuk izin melintas Selat Hormuz dengan aman. Kondisi ini otomatis mengurangi kekhawatiran impor bahan bakar minyak (BBM).
"Kesepakatan telah tercapai untuk memungkinkan kapal tanker minyak Thailand melintas dengan aman melalui Selat Hormuz," ujar Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakuldikutip dari CNA, Sabtu (28/3/2026).
"Dengan adanya kesepakatan ini, ada keyakinan yang lebih besar bahwa gangguan seperti yang terjadi pada awal Maret tidak akan terulang," sambung Anutin.
Berdasarkan informasi Badan Informasi Energi AS, diketahui ada lebih dari 80% pengiriman minyak mentah dan gas alam cair (LNG) yang melewati Selat Hormuz menuju ke Asia. Imbasnya, sebagian besar wilayah Asia Tenggara merasakan dampak gangguan pasokan BBM.
"Pemerintah akan terus beradaptasi dengan situasi yang berkembang dan menyesuaikan langkah-langkah untuk meminimalkan dampak pada masyarakat," jelas Anutin.
Pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz anjlok 95% antara 1 dan 26 Maret setelah dimulainya perang. Sementara itu, Garda Revolusi Iran sebelumnya mengaku telah menghentikan tiga kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz.
Selain itu, Garda Revolusi Iran juga menegaskan rute Selat Hormuz ditutup untuk kapal yang bepergian ke dan dari pelabuhan yang terkait dengan musuh mereka.
Berdasarkan data badan keamanan maritim angkatan laut Inggris, terdapat 24 kapal komersial, termasuk 11 kapal tanker, telah diserang di Selat Hormuz bulan ini....
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda