Harga Pangan Dunia Melonjak Imbas Konflik di Timur Tengah
04/04/2026 11:30
Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (The Food and Agriculture Organization/FAO) mencatat harga pangan dunia telah naik pada Maret 2026. Kondisi ini terjadi karena harga energi yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah.
Indeks Harga Pangan FAO, yang melacak perubahan bulanan harga pangan internasional mencatat rata-rata harga pangan dunia naik 128,5 poin pada Maret atau naik 2,4% dari Februari. Kenaikan pada Maret juga 1% di atas level setahun yang lalu.
"Jika konflik berlanjut lebih dari 40 hari dengan biaya input yang tinggi dan margin yang rendah saat ini, petani harus memilih bertani dengan cara yang sama tetapi dengan input yang lebih sedikit, menanam lebih sedikit, atau beralih ke tanaman yang membutuhkan pupuk lebih sedikit. Pilihan-pilihan tersebut akan mempengaruhi hasil panen di masa depan dan membentuk pasokan pangan dan harga komoditas kita untuk sisa tahun ini dan sepanjang tahun depan," kata Kepala Ekonom FAO Máximo Torero dikutip dari laman resmi FAO, Sabtu (4/4/2026).
Kemudian, Indeks Harga Sereal FAO meningkat sebesar 1,5% dari bulan sebelumnya. Kondisi ini didorong oleh harga gandum dunia yang lebih tinggi, atau naik 4,3%.
Kenaikan harga gandum juga diperburuk oleh rendahnya produksi akibat kekeringan di Amerika Serikat dan ekspektasi pengurangan penanaman di Australia akibat biaya pupuk yang lebih tinggi. Harga jagung global juga naik akibat naiknya harga pupuk.
Sementara, Indeks Harga Beras FAO turun 3,0% pada bulan Maret, didorong oleh waktu panen, permintaan impor yang lebih lemah, dan depresiasi mata uang terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Lebih lanjut, Indeks Harga Minyak Nabati FAO tercatat meningkat 5,1% dari bulan Februari menjadi 13,2% lebih tinggi dari level tahun sebelumnya.
Harga minyak sawit, kedelai, bunga matahari, dan rapeseed internasional semuanya naik, mencerminkan efek limpahan dari kenaikan tajam harga minyak mentah, yang memicu ekspektasi peningkatan permintaan bahan bakar nabati.
Indeks Har...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda