Trump Ancam Hancurkan Iran dalam Semalam Jika Tak Buka Hormuz, Harga Minyak Meroket

07/04/2026 15:00
Gambar
Harga minyak dunia meroket usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam menyerang Iran terkait belum dibukanya Selat Hormuz.

Ancaman Trump tersebut yaitu Iran akan "dihancurkan dalam satu malam" jika tidak segera membuka Selat Hormuz.

Dikutip dari CNBC, Selasa (7/4/2026), kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik lebih dari 2,9% ke level US$ 115,63 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni juga menguat sekitar 1,5% ke posisi US$ 111,43 per barel.

Kenaikan harga minyak ini terjadi karena gangguan pasokan global setelah jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman sejak perang pecah pada 28 Februari.

Adapun pada Senin kemarin, Trump mengulangi ancamannya AS akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz sebelum pukul 8 malam waktu setempat pada hari Selasa.

Trump juga menyebutkan Iran sedang bernegosiasi dengan sungguh-sungguh dengan AS.

"Mereka punya waktu sampai besok," Trump.

"Sekarang kita akan lihat apa yang terjadi. Saya bisa memberi tahu Anda, mereka sedang bernegosiasi, kami pikir dengan itikad baik, kita akan segera mengetahuinya. Kami mendapatkan bantuan dari beberapa negara luar biasa yang ingin ini diakhiri, karena ini juga memengaruhi mereka," sambung Trump.



Berdasarkan laporan Reuters, AS dan Iran sedang membahas upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 5 minggu.

Namun, Iran menolak usulan gencatan senjata dari AS. Usulan Iran adalah penghentian permanen konflik, jalur aman di Selat Hormuz, hingga pencabutan sanksi.

Trump menanggapi usulan tersebut dengan mengatakan bahwa usualan itu cukup signifikan dan ia pun sebenarnya belum mengambil langkah apa-apa.

"Mereka mengajukan usulan yang signifikan. Belum cukup baik, tetapi mereka telah mengambil langkah yang sangat signifikan. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump.

Di sisi lain, aktivitas pelayaran ...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda