Bos JP Morgan Buka Suara soal Dampak Perang AS & Israel Vs Iran

11/04/2026 21:00
Gambar
CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon memperigatkan ketidakpastian geopolitik, kondisi ekonomi yang rapuh, dan dampak revolusioner dari artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan.

Dalam surat tahunan kepada pemegang saham yang dirilis Senin, Dimon menyebut peringatan 250 tahun Amerika Serikat sebagai momen yang tepat untuk kembali menegaskan nilai-nilai yang membentuk negara tersebut, seperti kebebasan dan kesempatan.

"Tantangan yang kita hadapi sangat besar. Daftarnya panjang, tetapi yang utama adalah perang dan kekerasan yang masih berlangsung di Ukraina, perang di Iran, ketegangan di Timur Tengah, aktivitas terorisme, serta meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama dengan China," kata Dimon, dilansir dari CNBC, Sabtu (11/4/2026).

Dimon menyoroti berbagai tantangan, termasuk konflik global, inflasi yang masih tinggi, gejolak di pasar privat, serta regulasi perbankan yang dinilainya buruk.

Selain itu regulasi pascakrisis keuangan 2008 memang membawa beberapa manfaat, namun juga menciptakan sistem yang terfragmentasi, lambat, dan penuh aturan yang tumpang tindih.

Menurutnya, hal ini justru melemahkan sistem keuangan dan mengurangi penyaluran kredit produktif. Ia juga mengkritik persyaratan modal dan likuiditas, desain uji ketahanan Federal Reserve, serta proses di Federal Deposit Insurance Corp yang dinilainya tidak dikelola dengan baik.

Dimon menyebut ketegangan geopolitik sebagai risiko utama bagi bisnisnya, terutama perang di Ukraina dan Iran yang berdampak pada komoditas dan pasar global.

"Hasil dari peristiwa geopolitik saat ini bisa jadi akan menjadi faktor penentu dalam arah tatanan ekonomi global ke depan. Tapi bisa juga tidak," katanya lagi.

Ia juga menyinggung perubahan hubungan ekonomi global akibat kebijakan perdagangan AS di bawah Presiden Donald Trump, termasuk penggunaan tarif sebagai instrumen utama.

"Perang dagang jelas belum selesai, dan banyak negara kini sedang mempertimbangkan dengan siapa mereka akan menjalin kerja sama perdagangan...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda