Respons Purbaya Tiba-tiba Ditawari Utang Saat Debat Seru dengan Bank Dunia-IMF

22/04/2026 08:30
Gambar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan proses pertemuannya dengan para petinggi Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (World Bank).

Pertemuan itu saat kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada 13-17 April 2026. Salah satu materi pertemuan tentang defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia yang tidak lebih dari 3%.

Purbaya bercerita sempat terjadi debat seru saat membahas cara Indonesia mengatasi guncangan harga minyak.

"Itu debat seru, mempertanyakan apa policy kita dan kita jelaskan seperti apa. Salah satu yang ditanya adalah defisitnya di 3%, subsidinya naik, gimana cara nutupnya? Ya kita jelaskan," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Purbaya lantas menjelaskan berbagai langkah yang diambil oleh Indonesia untuk mempertahankan batasan defisit fiskal 3%. Salah satu upaya yang dilakukan yakni penghematan.

"Kita jelasin ada penghematan sana-sini, terus ada pendapatan tambahan dari sumber daya mineral. Terus kita juga bilang nggak usah takut, kalau ada apa-apa kita masih aman," terang Purbaya.



Yang cukup mengejutkan, di tengah-tengah perdebatan itu, IMF dan Bank Dunia menawarkan utang buat Indonesia.

Nilai utang tersebut berkisar antara US$ 20 miliar hingga US$ 30 miliar. Purbaya mengaku, saat Bank Dunia menawarkan, dirinya hanya diam saja.

Sementara, saat IMF menawarkan, Purbaya mengatakan belum butuh karena APBN masih Aman.

"Di tengah-tengahnya nawarin bahwa mereka sudah menyediakan uang, ada yang bilang US$ 20-30 miliar untuk memberikan bantuan ke negara yang membutuhkan. Kalau di World Bank saya diam saja, tetapi yang terakhir nawarin lagi 'kalau mau itu dipakai boleh', suruh utang ke dia," ungkap Purbaya.

"IMF juga sama. Saya bilang ya itu terima kasih atas tawarannya, tetapi sekarang kondisi APBN kita masih bagus dan saya belum butuh itu," sambung mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.

Purbaya menambahkan bantalan ...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda