Purbaya Ungkap Kebiasaan Buruk Birokrasi: Bilang Siap Tak Dikerjakan, Digeser Nangis

22/04/2026 17:30
Gambar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kebiasaan buruk di birokrasi. Salah satunya, pegawai mengatakan siap menjalankan arahan atau tugas, tetapi tidak dilakukan hingga berbulan-bulan.

Nah, ketika digeser dari jabatannya justru nangis-nangis. Kebiasaan untuk mengubah perilaku seperti itu diakui tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Banyak itu kalau di birokrasi, dikasih tahu A (diberi arahan), di depan bilang 'siap pak', (tetapi) tidak dikerjakan sampai tiga bulan. Dikasih tahu lagi, nggak dikerjakan lagi. Ketika digeser baru nangis-nangis," tutur Purbaya dalam acara Simposium PT SMI 2026 di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Purbaya mencontohkan saat memperbaiki kebocoran penerimaan negara dan menahan masuknya barang ilegal ke pasar domestik. Upaya pembenahan tersebut sudah mulai berjalan, tetapi kebocoran masih terus ditemukan di lapangan.

"Saya perbaiki tax collection, saya lindungi market kita dari barang-barang ilegal. (Ini) sudah mulai jalan, tapi masih bocor sana sini atau orang di lapangan masih bocor, tapi kita akan perbaiki terus," ujar Purbaya.

Purbaya menegaskan langkah bersih-bersih akan terus dilakukan di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia mengancam akan mencopot orang-orang yang tidak patuh pada bersih-bersih ini.

"Kita akan pastikan pesan itu sampai ke seluruh birokrasi, paling tidak di Kementerian Keuangan. Kalau saya suruh kerjain, kalau tidak siap-siap saja angkat koper. Kalau kerjanya bagus nanti kita kasih value atau penghargaan setinggi-tingginya, termasuk insentif," janji Purbaya....
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda