Maskapai Ini Bangkrut dan Setop Operasi
03/05/2026 09:00
Maskapai asal Amerika Serikat (AS), Spirit Airlines mengumumkan akan berhenti beroperasi. Saat ini kondisi maskapai tersebut mengalami kebangkrutan.
Maskapai tersebut menyatakan di situsnya bahwa semua penerbangan telah dibatalkan dan layanan pelanggan tidak lagi tersedia.
"Kami bangga dengan dampak model berbiaya sangat rendah kami pada industri selama 34 tahun terakhir dan berharap dapat melayani pelanggan kami selama bertahun-tahun yang akan datang," kata pengumuman tersebut, dikutip dari AP, Sabtu (2/5/2026).
Perusahaan memastikan pelanggan akan mendapatkan pengembalian dana. Maskapai mengingatkan, tidak ada layanan reschedule atau mengganti penerbangan lainnya.
Penghentian operasi terpaksa dilakukan karena perusahaan tidak mendapat bantuan dana dari pemerintah. Bangkrut yang terjadi ini didapat karena harga bahan bakar jet melonjak akibat perang Iran.
Penghentian operasi ini akan berpengaruh kepada sekitar 17.000 pekerja. Artinya, seluruh pekerja akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Spirit telah berjuang secara finansial sejak pandemi COVID-19, terbebani oleh meningkatnya biaya operasional dan utang yang terus bertambah. Pada saat mengajukan perlindungan Bab 11 pada November 2024, Spirit telah merugi lebih dari US$ 2,5 miliar sejak awal 2020.
Maskapai penerbangan murah tersebut kembali mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Agustus 2025, ketika melaporkan memiliki utang US$ 8,1 miliar dan aset US$ 8,6 miliar....
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda