Fenomena #KaburAjaDulu Benar-benar Nyata, Ini Buktinya

05/05/2026 14:38
Gambar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi peningkatan jumlah penduduk Indonesia yang bermigrasi ke luar negeri. Hal ini terjadi di tengah sempat ramainya fenomena #KaburAjaDulu di media sosial.

Hal itu berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. Tercatat angka migrasi neto internasional minus 0,53, yang berarti terdapat pengurangan penduduk rata-rata 53 orang per 100 ribu penduduk setiap tahunnya akibat migrasi internasional.

"Berdasarkan hasil SUPAS 2025, angka migrasi neto internasional tercatat minus 0,53 yang berarti pads periode LF SP 2020 dan SUPAS 2025 terdapat pengurangan penduduk akibat migrasi internasional rata-rata 53 orang per 100 ribu penduduk setiap tahunnya," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).



Angka migrasi neto internasional berdasarkan SUPAS 2025 yang minus 0,53 lebih tinggi dibandingkan dengan hasil LF SP2020 yang minus 0,11. Hasil itu juga lebih tinggi dibandingkan SUPAS 2015 yang minus 0,50.

Angka migrasi internasional neto yang negatif pada 2025 itu disebabkan migrasi masuk ke Indonesia tercatat sebesar 61 orang per 100 ribu penduduk tiap tahunnya. Sedangkan angka migrasi keluar 114 orang per 100 ribu penduduk setiap tahunnya.

Dengan angka migrasi keluar internasional yang lebih besar dari migrasi masuk, menunjukkan bahwa lebih banyak penduduk Indonesia yang berpindah ke luar negeri.

Jika dihitung dengan membandingkan jumlah penduduk Indonesia pada SUPAS 2025 yang sebanyak 284,67 juta orang, maka migrasi neto internasional yang sebanyak 53 per 100 ribu penduduk rata-rata tiap tahun, migrasi ke luar negeri warga Indonesia setara 150.875 orang.

"SUPAS 2025 mencatat arus migrasi internasional ke dan dari Indonesia selama periode 2022 sampai 2025," jelas Amalia.



Lihat juga Video: Magnet #KaburAjaDulu Bagi Anak Muda Indonesia...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda