Pemerintah Jamin RI Jauh dari Krisis 1998, Kasih Bukti Ini
26/05/2026 08:30
Pemerintah menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh dari krisis seperti yang terjadi pada 1998. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan saat ini kondisi ekonomi Indonesia dalam kondisi yang kuat di tengah tekanan global.
Juda Agung memaparkan pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61%, sementara inflasi April 2026 terjaga di level 2,42%. Kemudian konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52%. Angka ini menurutnya menunjukkan daya beli masyarakat Indonesia masih kuat.
Dia juga menyebut pengeluaran pemerintah tumbuh hingga 22%. Juda juga memaparkan sampai April 2026 pendapatan negara mencapai Rp 918 triliun atau tumbuh 13,3%, sektor perpajakan sendiri tercatat tumbuh 16,1%, sementara itu belanja negara tumbuh tinggi hingga 34,3%.
Di tengah belanja yang cukup tinggi tersebut, Juda menyampaikan defisit APBN masih terkendali di level 0,64% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini turun dibanding kuartal I yang mencapai 0,92%.
"Tadi Pak Misbakhun sempat menyinggung bahwa banyak kalangan, baik di media termasuk media sosial mengatakan ekonomi kita menuju krisis seperti 97, 98. Kalau melihat angka-angka tadi, kita itu jauh dari situasi krisis," ujar Juda Agung dalam acara Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) Tahun 2026, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Secara historis, saat ini perekonomian Indonesia juga berjalan tanpa adanya sumber utama biang kerok krisis. Da menjelaskan terdapat tiga sumber utama yang biasanya memicu krisis ekonomi di berbagai negara.
Pertama adalah krisis fiskal. Dia mengatakan krisis fiskal pernah terjadi di kawasan Amerika Latin pada 1980-an akibat defisit fiskal yang membengkak dan hilangnya kepercayaan investor terhadap surat utang pemerintah.
Di Indonesia sekarang, defisit relatif terbatas masih dijaga di bawah 3% dan pembiayaan fiskal juga masih sangat dipercaya oleh investor baik domestik maupun asing.
"Kelihatan dari yield-nya, kalau investor tidak percaya pada yield kita pada ...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda