Biang Kerok Harga Ayam Hidup Anjlok

31/05/2026 07:30
Gambar
Harga ayam hidup di peternak mengalami penurunan signifikan. Penurunan ini terjadi karena pembelian di Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) jauh di bawah harga acuan yang ditentukan pemerintah, yaitu Rp 19.500 per kilogram (kg).

Kementerian Pertanian mengajak seluruh pelaku industri memperkuat kolaborasi menjaga keseimbangan pasar, termasuk melalui pola pembelian yang tidak memperburuk tekanan harga di tingkat peternak.

"Kami mengimbau dan mengharapkan komitmen bersama agar RPHU jangan sampai membeli ayam di bawah harga acuan yang telah disepakati," ujar Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH, I Ketut Wirata, dalam keterangan tertulis Sabtu (30/5/2026).

Ketut menegaskan rumah potong hewan unggas memiliki peran strategis dalam rantai pasok perunggasan nasional karena menjadi salah satu instrumen penting dalam penyerapan produksi peternak dan pengendalian pasokan di pasar.

Diketahui harga ayam hidup di peternak saat ini berada di level Rp 15.000/kg. Hal ini diketahui dari hasil rapat Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan menggelar rapat koordinasi bersama Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia (ARPHUIN) dan pelaku rumah potong hewan unggas (RPHU).

"Informasi yang kami dapat, khususnya di Jawa Tengah, ada live bird dijual di harga Rp 15.000/kg. Kondisi ini sangat berat bagi peternak mandiri atau peternak skala kecil," ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, Ditjen PKH juga mengambil langkah pengendalian dengan menunda sementara rekomendasi usaha tertentu di sektor perunggasan hingga harga kembali sesuai dengan acuan pemerintah.

"Selama harga belum sesuai acuan pemerintah, seluruh rekomendasi terkait pelaku usaha terkait perunggasan di Ditjen PKH diminta untuk ditunda sementara," kata Ketut.

Ketua ARPHUIN Sigit Pambudi mengatakan rumah potong hewan unggas tetap berupaya menyerap produksi peternak untuk membantu menjaga keseimbangan pasar.

"Situasi yang kami hadapi memang sama-sama sulit. Jadi bukan sesua...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda