Masih Ada Penukaran Dolar di Trotoar Jakarta, Begini Nasibnya Sekarang
04/06/2026 08:30
Keberadaan pedagang valuta asing (valas) kaki lima masih terlihat di sekitar Kwitang, Jakarta Pusat. Berbeda dengan money changer atau jasa penukaran uang resmi, mereka mau menerima dolar rusak, lecek, hingga sobek.
Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu (3/6/2026), di pinggir Jl. Kramat Kwitang arah Monumen Nasional (Monas), ada lima papan penanda "Jual Beli Dolar Rusak, Sobek, Koin" milik pedagang valas kaki lima.
Namun siang ini hanya tiga dari lima pedagang valas kaki lima yang buka. Dua di antaranya cuma bermodalkan bangku plastik dan duduk di sisi papan penanda dan satu pedagang lainnya membuka lapak dengan satu etalase kecil, menunggu warga yang ingin menjual mata uang.
Salah satu pedagang valas kaki lima, Rohadi (55), mengatakan praktik jual-beli mata uang asing di pinggir jalan Kwitang itu sudah ada sejak tahun 1990-an. Ia sendiri sudah membuka lapak sejak 1998 lalu saat perdagangan valas kaki lima sedang ramai-ramainya.
"Waktu itu penuh pada berjejer, sekarang paling empat lima orang lah sampai ujung (persimpangan Jl. Pasar Senen), ini sebelah papannya ada tapi orangnya belum buka, sore biasanya dia mah," ucap Rohadi saat ditemui detikcom.
Menurutnya yang paling membedakan antara pedagang valas kaki lima dengan money changer resmi adalah mereka mau menerima uang asing meski dalam kondisi lecek, lusuh, hingga rusak seperti sobek sebagian. Sementara di money changer resmi kondisi uang asing seperti ini tidak diterima.
Perbedaan inilah yang menjadi modal utama money changer pinggir jalan masih bertahan sampai sekarang. Meski jumlah pedagang valas kaki lima ini sudah turun sangat drastis dibandingkan beberapa dekade lalu karena sepi pelanggan.
"Kalau kita terima dolar apa pun kondisinya, lecek atau sobek. Kan biasanya itu nggak diterima di money changer, makanya baru lari ke kita buat jual," terangnya.
Tentu saja nilai tukar uang asing rusak yang mereka terima itu berbeda dengan kurs yang digunakan oleh jasa penukaran valas resmi. Sebagai contoh saat ni...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda