Apa Beda Emerging Market dan Frontier Market MSCI?

24/06/2026 09:30
Gambar
MSCI mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Markets berdasarkan hasil Market Classification Review yang diumumkan hari ini, Rabu (24/6). Namun, lembaga penyedia indeks saham global itu membuka opsi menurunkan status pasar modal RI ke Frontier Markets imbas isu transparansi.

MSCI ke depan akan terus memantau dan mengevaluasi reformasi pasar modal Indonesia untuk memperbaiki kekhawatiran investor institusional global terkait transparan struktur kepemilikan saham dan indikasi perdagangan terkoordinasi. Hasil evaluasi tersebut rencananya akan diumumkan dalam Index Review November mendatang.

Adapun klasifikasi pasar ini menjadi pendekatan MSCI untuk mencerminkan pandangan dan praktik komunitas investor internasional dengan menciptakan keseimbangan antara tingkat perkembangan ekonomi suatu negara dan aksesibilitas pasarnya, sekaligus menjaga stabilitas indeks.



Lantas apa perbedaan Emerging Markets dan Frontier Markets?

Berdasarkan kerangka klasifikasi pasar MSCI, terdapat sejumlah pertimbangan utama untuk menempatkan pasar modal sebuah negara dalam dua kategori tersebut. Pertama berdasarkan ukuran dan likuiditas perusahaan dalam pasar modal terkait.

Untuk kategori Frontier Markets, minimal terdapat satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 232 juta atau sekitar Rp 4,15 triliun (asumsi kurs Rp 17.892). Kemudian kapitalisasi free float sebesar US$ 116 juta atau sekitar Rp 2,07 triliun dengan likuiditas perdagangan sebesar 2,5% Annualized Traded Value Ratio (ATVR).

Kemudian untuk Emerging Markets, setidaknya memiliki tiga perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 3,937 miliar atau sekitar Rp 70,43 triliun. Kemudian kapitalisasi free float sebesar US$ 1,969 miliar atau sekitar Rp 35,22 triliun dengan likuiditas perdagangan sebesar 15% ATVR.

ATVR sendiri merupakan ukuran seberapa aktif saham diperdagangkan. Biasanya semakin tinggi ATVR, semakin likuid pasar modal terkait.

Kedua, klasifikasi berdasarkan aksesibilitas pasar....
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda