Terungkap Biang Kerok AS Serang Iran Lagi

28/06/2026 07:30
Gambar
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump marah kepada Iran imbas serangan terhadap kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, karena aksi itu dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata antar kedua negara. Alhasil Trump melayangkan serangan balasan kepada Iran.

Komando Pusat AS mengatakan alasan utama mereka melakukan serangan ini adalah untuk melawan agresi Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi di perairan Hormuz. Mereka menganggap serangan ini tak beralasan.

Dalam pelaksanaannya, pesawat-pesawat AS dilaporkan telah diterbangkan menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta situs radar pantai. Serangan dilakukan pada Kamis (25/6) waktu setempat.

"Agresi yang tidak beralasan terhadap pelayaran komersial oleh pasukan Iran jelas melanggar gencatan senjata. Lebih lanjut, perilaku berbahaya Iran telah merusak kebebasan navigasi karena perdagangan melalui koridor perdagangan internasional yang vital," kata Komando Pusat dikutip dari CNBC, Sabtu (27/6/2026).

Seperti diketahui, AS dengan Iran disebut telah menandatangani kesepakatan gencatan senjata dan pembukaan Selat Hormuz. Selat tersebut merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia.

Padahal, tepat seminggu yang lalu Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk berdamai dan mengakhiri perang antara kedua negara.

Sementara, saat Trump ditanya oleh seorang reporter di Gedung Putih terkait konsekuensi bagi Iran karena melanggar gencatan senjata. Trump memberikan jawaban tersirat bahwa akan ada konsekuensi besar bagi Iran.

"Anda akan mengetahuinya," ucap Trump.



Di sisi lain, dalam laporan Reuters dijelaskan Iran mengakui sebuah proyektil menghantam area sekitar dermaga di Sirik, kawasan Iran selatan, meski Teheran tidak memberikan rincian terkait kerusakan yang mungkin telah terkena. Mereka hanya menegaskan bahwa pasukan angkatan laut Iran akan merespons dengan menyerang target militer AS di wilayah tersebut.

Iran d...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda