Purbaya ke Dirjen Baru: Tidak Semua Permintaan Anggaran Harus Dipenuhi!

01/07/2026 21:00
Gambar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpesan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Sudarto yang baru dilantik. Purbaya menegaskan tidak semua permintaan anggaran dari kementerian dan lembaga (K/L) harus dipenuhi. Ia meminta setiap usulan anggaran diuji kelayakan dan kewajarannya.

Purbaya mengatakan usulan anggaran yang harus dipenuhi utamanya untuk program prioritas presiden, berdampak bagi rakyat dan dapat dipertanggungjawabkan. Di luar itu, jangan sampai permintaan anggaran lolos begitu saja.

"Saya sering mengingatkan bahwa tidak semua permintaan anggaran harus dipenuhi. Yang harus kita penuhi adalah program yang benar-benar prioritas, siap dilaksanakan, berdampak bagi rakyat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Purbaya saat melakukan pelantikan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026).

Purbaya ingin Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) menjadi penjaga disiplin fiskal dan belanja negara, bukan hanya sekadar menjaga defisit. Ia meminta Dirjen Anggaran yang baru bisa hati-hati menindaklanjuti anggaran belanja tambahan (ABT) yang ada.

"Semua rencana anggaran harus dilakukan secara konsisten. Artinya kalau ada ABT-ABT, Anda hati-hati follow up-nya. Jadi Anda nanti follow up-nya jangan sampai gara-gara ABT, anggaran kita terganggu. Yang penting adalah pastikan K/L mengerti bahwa disiplin fiskal yang kita akan belanjakan sesuai dengan yang dianggarkan," terang Purbaya.

Purbaya meminta Dirjen Anggaran membentuk tim internal untuk mempelajari setiap usulan anggaran yang ada agar tidak lagi 'kecolongan' seperti lolosnya pembelian motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Setiap usulan anggaran harus diuji secara tegas apakah ini prioritas presiden, apakah manfaatnya jelas, apakah pelaksanannya siap dan apakah anggarannya wajar," tegas Purbaya.

Selain itu, Purbaya meminta Dirjen Anggaran yang baru untuk menjaga defisit serta memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hadir untuk pendidikan, kesehatan, pangan, energi, UMKM, peru...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda