Dagangan Sepi, Pedagang Kranji: Sekarang Capek Duduk Doang
05/06/2025 13:32
Pertokoan Kranji, Bekasi, kian sepi ditinggal pembeli. Deretan toko kini lebih sering tutup, pedagang duduk melamun, dan pengunjung nyaris tak terlihat. Padahal dulunya kawasan ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang sangat ramai hingga membuat pedagang kewalahan.
Seorang pedagang pakaian di Pertokoan Kranji, Edi (56), mengatakan kawasan ini dulunya sangatlah ramai bahkan selalu dipadati pengunjung. Terutama saat tahun 1990an hingga awal 2000an.
Ia yang sudah berjualan di kawasan itu sejak 1987 berpendapat lokasi pertokoan yang sangat strategis membuat masyarakat dari wilayah Kota Harapan Indah di Kota Bekasi hingga Kecamatan Babelan di Kabupaten Bekasi datang untuk berbelanja di sini
"Dulu ramai ini. Dulu tahun 1990an, sampai tahun 2000an lah, orang-orang kan pada belanja sini semua. Dari ujung Harapan Indah sampai Babelan, ramai banget di sini," kata Edi saat ditemui detikcom di lokasi, Kamis (5/6/2025)
Bahkan saking ramainya, kawasan tersebut harus direnovasi menjadi pertokoan untuk bisa memenuhi kebutuhan para pengunjung dan pedagang pada 2007 lalu. Sampai saat itu menurutnya kawasan ini masih sangat ramai, baik pengunjung ataupun pedagang.
"(Usai renovasi) masih ramai. Tadinya nggak ada toko yang kosong di sini. Cari tempat kosongnya susah banget. Ini kan kosong satu, buru-buru orang ambil," ucapnya.
Namun kondisi ini ternyata tak bertahan lama. Lambat laun menurutnya Pertokoan Kranji mulai ditinggal pembeli, terutama saat layanan e-Commerce alias toko online mulai banyak digunakan. Sayang penurunan jumlah pengunjung ini terus terjadi sampai sekarang. Bahkan kini sudah benar-benar sepi bak kuburan.
"Dulu capek melayani orang. Sekarang cuma capek duduk-duduk doang. Coba saja mutar lihat-lihat, gitu saja semua, nggak ada orang," ucapnya dengan nada lesu.
Hal senada juga disampaikan oleh pedagang perabot rumah tangga bernama Julia (68). Menurutnya kawasan Pertokoan Kranji ini dulunya sangat ramai, namun kini sepi pengunjung. Bahkan dalam sehari me...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda