IKN Sudah Panen Duit Rp 135 T, Ini Proyek-proyek yang Lagi Dibangun
10/06/2025 10:30
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat indikasi nilai investasi yang masuk sudah mencapai sekitar Rp 135,1 triliun, baik dari asing maupun domestik. Angka ini terdiri atas pembangunan di sektor hunian dan Jalan dan Terowongan Multi Utilitas (MUT).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan minat dari investor dalam dan luar negeri melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) terus terlihat, seiring dengan penguatan tata kelola serta penyederhanaan proses yang dilakukan dalam beberapa kuartal terakhir.
Berbagai proses investasi kini diarahkan untuk berjalan lebih ringkas dan efisien, tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Prinsip kehati-hatian tetap dijaga, namun hambatan birokratis yang tidak perlu akan diminimalkan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga (KL).
"Proses due diligence yang kami terapkan melibatkan banyak pihak dari swasta, Kementerian terkait, hingga auditor intern pemerintah untuk menjamin good governance. Transparansi dan tata kelola yang baik adalah fondasi utama dalam semua tahapan investasi." kata Basuki, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/6/2025).
Dari sisi implementasi KPBU unsolicited sektor hunian, telah tuntasnya proses mendapat persetujuan Availability Payment (AP) dan penjaminan pemerintah dari Kementerian Keuangan dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) untuk dua proyek utama.
Proyek tersebut antara lain pertama, ada pembangunan 8 Tower Hunian ASN oleh PT Nindya Karya di WP 1A, mencakup 288 unit hunian bertipe 190 m². Kedua, pembangunan 109 Unit Rumah Tapak oleh PT Intiland di WP 1B dan 1C, dengan tipe bangunan 390 m².
Kedua proyek tersebut ditargetkan mulai transaksi pada kuartal kedua tahun 2025 dan memulai konstruksi pada tahun yang sama. Di samping itu, terdapat juga investor nasional yaitu Ciputra Nusantara dan Konsorsium Triniti Truba serta investor asing yaitu Konsorsium IJM - CHEC dan Maxim.
Ciputra Nusantara dan Konsorsium IJM - CHEC t...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda