Pertamina Raup Laba Rp 49,54 Triliun!

12/06/2025 22:32
Gambar
PT Pertamina (Persero) meraup laba bersih senilai US$ 3,13 miliar atau setara dengan Rp 49,54 Triliun pada tahun 2024. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024, Kamis (12/6/2025) bertempat di Grha Pertamina, Jakarta.

Kemudian pendapatan Pertamina pada tahun 2024 sebesar US$ 75,33 Miliar atau setara Rp 1.194 Triliun, EBITDA senilai US$ 10,79 Miliar setara Rp 171,04 Triliun.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa perusahaan juga terus menunjukkan kinerja positif di berbagai lini bisnis. Produksi migas Pertamina telah berhasil menembus 1 juta barrel setara minyak.

"Menjadikan Pertamina kontributor 69% minyak nasional dan 37% gas nasional. Dari sisi kilang, Pertamina juga berhasil menjadi kontributor utama produksi BBM nasional," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/6/2025).

Di tahun 2024 produksi migas terjaga solid di angka 1 juta barrel setara minyak. Selain itu, produksi BBM Kilang Pertamina berhasil memenuhi 70% kebutuhan BBM nasional,

"Bahkan kebutuhan avtur dan diesel 100% dipenuhi dari kilang domestik," ujar Fadjar.

Sebagai BUMN, imbuh Fadjar, Pertamina terus memperkuat infrastruktur distribusi energi hingga saat ini lebih dari 15.000 Titik Retail BBM, 260.000 Titik Pangkalan LPG, 6.700 gerai Pertashop dan 573 lokasi BBM Satu Harga tersedia untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.

Distribusi energi juga disokong pengoperasian 288 kapal. Dari sisi bisnis gas, Pertamina mengoperasikan lebih dari 33.000 Km pipa transmisi dan distribusi gas serta sekitar 820 ribu sambungan jargas.

Sedangkan dari sisi pengembangan bisnis terbarukan, Pertamina juga menjadi kontributor utama bisnis rendah karbon. Pertamina mengelola 13 wilayah kerja geothermal, PLTGU dan PLTS dengan total kapasitas 2.502,12 Megawatt. Pertamina juga memproduksi biofuel B35, Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), Pertamax Green 95 dan proyek Used Cooking Oil (UCO) untuk Sustainable Aviation ...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda