Infrastruktur Energi Iran Hancur Diserang Israel, Stabilitas Dunia Terancam!
16/06/2025 09:02
Fasilitas minyak dan gas milik Iran dibombardir Israel. Serangan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang semakin meluas yang mengancam kestabilan pasar energi global.
Pada Sabtu malam, Kementerian Perminyakan Iran mengumumkan bahwa Israel menyerang salah satu depo bahan bakar utama, sementara sebuah kilang minyak lainnya di ibu kota Teheran juga terbakar. Tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di lokasi-lokasi terpisah tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (16/6/2025), Iran juga menghentikan sebagian produksi di ladang gas terbesar di dunia, South Pars yang berbatasan langsung dengan Qatar. Hal itu dilakukan setelah serangan Israel memicu kebakaran di lokasi tersebut pada hari Sabtu.
Saling serang kedua negara dimulai pada Jumat, ketika Israel melancarkan serangan terhadap situs militer dan nuklir Iran serta membunuh beberapa pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir. Sebagai balasan, Teheran menembakkan rudal balistik dan drone ke berbagai kota di Israel.
Serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 80 orang, termasuk 20 anak-anak, serta melukai 800 orang lainnya dalam dua hari terakhir. Otoritas Israel menyatakan bahwa 10 orang tewas akibat serangan balasan Iran, dengan lebih dari 180 orang terluka.
Serangan mendadak belum pernah terjadi sebelumnya terhadap infrastruktur energi Iran oleh Israel. Hal itu diperkirakan akan mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah dan bisa mengguncang harga energi dunia.
Fasilitas Energi Mana Saja yang Diserang?
Iran memiliki cadangan gas alam terbukti terbesar kedua di dunia, serta cadangan minyak mentah terbesar ketiga, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pemerintah Amerika Serikat. Infrastruktur energi Iran telah lama menjadi target potensial Israel.
Sebelum konflik terbaru ini memanas, Israel sebagian besar menahan diri untuk tidak menyerang fasilitas energi Iran karena tekanan dari sekutu-sekutunya, termasuk AS, yang khawatir dampaknya terhadap harga energi global. Namun, situasi kini telah ber...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda