Peringkat Daya Saing RI Anjlok, Kalah dari Malaysia

20/06/2025 07:02
Gambar
Indonesia mengalami penurunan daya saing yang cukup drastis. Hal ini terungkap dalam hasil riset yang dilakukan World Competitiveness Ranking (WCR) 2025 dan diumumkan oleh IMD World Competitiveness Center (WCC).

Peringkat daya saing Indonesia mengalami kemerosotan tajam 13 peringkat pada tahun ini. Tingkat daya siang Indonesia turun ke peringkat 40 dari total 69 negara dunia.

Padahal dalam tiga tahun terakhir Indonesia berhasil terus memperbaiki posisi dari peringkat 44 di 2022, naik ke peringkat 34 di 2023, hingga akhirnya ada posisi 27 pada 2024.

Arturo Bris, Direktur World Competitive Center (WCC) IMD menyatakan pasca pandemi Indonesia merupakan salah satu negara dengan performa daya saing terbaik dalam peringkat WCR yang naik 11 peringkat. Kala itu, daya saing Indonesia didongkrak dari nilai ekspor migas dan komoditi.

"Namun, saat ini peringkat daya saing Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara anjlok imbas dari perang tarif yang ditujukan ke kawasan ini," jelas Bris dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Tiga dari lima negara Asia Tenggara yang diukur dalam survei pun turun peringkat. Misalnya, Thailand turun 5 peringkat dan Singapura turun 1 peringkat.

Namun di sisi lain, posisi Malaysia berhasil meroket 11 peringkat dan Filipina naik 1 peringkat. Kenaikan peringkat kedua negara ini didorong oleh kebijakan industri dan investasi digital yang strategis.

Di skala Asia Tenggara, Singapura menempati peringkat paling tinggi di kancah dunia. Daya saing Negeri Singa adalah yang nomor 2 sedunia. Di bawahnya ada Malaysia yang menempati peringkat 23 sedunia, kemudian ada Thailand di peringkat 30 sedunia. Baru lah Indonesia berada di peringkat 40, di bawahnya ada Filipina yang ada di peringkat 51.

Riset WCC IMD mengukur tingkat daya saing 69 negara dunia menggunakan data keras dan hasil survei. WCC memperhitungkan 262 informasi berupa 170 data eksternal dan 92 respons survei terhadap 6.162 responden eksekutif di tiap negara.

Berdasarkan survei, 66,1% ekseku...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda