Serangan AS ke Iran Bikin Investor Waswas
23/06/2025 06:31
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran. Keterlibatan AS dalam konflik Timur Tengah ini membuat investor waswas.
Investor mengatakan tindakan AS yang memilih gabung dengan Israel untuk serang Iran akan meningkatkan ketidakpastian dan lonjakan harga minyak. Kondisi ini tentu akan semakin memperburuk ekonomi global.
"Saya pikir ketidakpastian akan menyelimuti pasar karena sekarang orang AS di mana-mana akan terekspos. Itu akan meningkatkan ketidakpastian dan volatilitas, khususnya dalam minyak," kata Kepala Investasi di Potomac River Capital, Mark Spindel dikutip dari Reuters, Minggu (22/6/2025).
Di sektor energi, serangan ini dinilai bisa memicu lonjakan harga minyak. Harga minyak mentah Brent acuan global telah naik 18% sejak 10 Juni 2025, mencapai level tertinggi hampir lima bulan di US$ 79,04 pada 19 Juni 2025. Dalam kasus yang paling parah, harga minyak global diperkirakan bisa melonjak hingga sekitar US$ 130 per barel, mendorong inflasi AS mendekati 6% pada akhir tahun ini.
"Ini menambah lapisan risiko baru yang rumit yang harus kita pertimbangkan dan perhatikan. Ini pasti akan berdampak pada harga energi dan berpotensi juga pada inflasi," ucap Kepala Investasi Cresset Capital Jack Ablin.
RI Harus Bersiap Hadapi Dampaknya
Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengatakan Indonesia tidak boleh diam karena dampak perang ini tidak hanya mengguncang Timur Tengah, tetapi juga menggoyang fondasi ekonomi dan geopolitik negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Pemerintah dinilai perlu mempersiapkan langkah darurat hadapi lonjakan minyak dunia.
"Indonesia tidak boleh menonton dalam diam. Pemerintah Indonesia harus segera bertindak, bukan sekadar membuat pernyataan normatif. Presiden dan jajarannya harus mempersiapkan langkah darurat menghadapi lonjakan harga minyak dunia," kata Syafruddin, Minggu (22/6/2025).
Syafruddin memandang ketergantungan Indonesia pada impor energi akan menjadi beban fiskal ...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda