RUPTL 2025-2034 Disahkan, PLN IP Geber Pembangkit Surya-Panas Bumi
29/05/2025 15:32
PLN Indonesia Power (PLN IP) menyatakan akan mendorong percepatan transisi energi nasional. Hal ini menindaklanjuti terkait Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan pihaknya telah merancang langkah strategis jangka menengah hingga panjang dalam mendukung implementasi RUPTL 2025-2034, termasuk pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), pemanfaatan biomassa untuk cofiring di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) eksisting, serta ekspansi program energi surya dari hulu ke hilir.
"PLN Indonesia Power memiliki peran sentral dalam peta jalan transisi energi Indonesia. Kami siap menjadi pemain kunci dalam mengimplementasikan RUPTL 2025-2034 dengan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif. Kami percaya, keberlanjutan adalah masa depan bisnis kelistrikan," ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Kamis (29/5/2025).
Dalam RUPTL 2025-2034 ditargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 Gigawatt (GW), di mana lebih dari 76% atau 52,9 GW di antaranya berasal dari EBT dan Storage. Secara rinci, Indonesia menargetkan pembangunan tenaga surya sebesar 17,1 GW, tenaga hydro sebesar 11,7 GW, Angin 7,2 GW, Panas Bumi 5,2 GW, Bioenergi 0,9 GW, Nuklir 0,5 GW, serta alokasi khusus Storage 10,3 GW.
Edwin mengungkapkan potensi tenaga surya Indonesia yang mencapai 3.295 GW sebagai peluang besar yang akan dimanfaatkan secara optimal.
"Indonesia hanya memiliki dua musim, yang memungkinkan pemanfaatan sinar matahari sepanjang tahun untuk pembangkitan listrik berbasis PLTS. Oleh karena itu, kami mengambil langkah strategis dengan membangun industri PLTS dari hulu hingga hilir, sekaligus mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emission pada 2060," jelas Edwin.
Di sisi hulu, PLN Indonesia Power melalui perusahaan patungan PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) yang merupakan hasil kolaborasi antara PLN Indonesia Power Renewables, Tr...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda