Bukan Lagi soal Gelar! Ini yang Benar-benar Dicari HRD saat Rekrutmen
24/06/2025 13:33
Tren hanya mengandalkan ijazah S1 untuk mendapat pekerjaan formal mulai ditinggal. Kondisi ini terlihat dari cukup banyaknya lulusan sarjana yang kini harus beradu nasib sebagai ART hingga sopir karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan.
Ketua Ikatan SDM Profesional Indonesia (ISPI) Ivan Taufiza mengatakan penyebab terjadinya fenomena ini adalah proporsi supply dan demand di pasar tenaga kerja Indonesia yang sangat timpang alias. Di mana jumlah angkatan kerja atau supply jauh lebih besar dari kebutuhan tenaga kerja atau demand.
Sehingga sekarang ini ijazah S1 sebagian besar hanya menjadi salah satu cara untuk menyaring kandidat secara administrasi dengan lebih mudah. Karena setiap kali perusahaan membuka lowongan, terlalu banyak pelamar yang mengajukan diri.
"Akar permasalahan itu bukan di ijazahnya laku atau nggak. Karena supply sama demand yang nggak seimbang. Jadi banyak supply-nya daripada demand-nya. Ijazah itu dipakai, saya bilangnya buat memotong kandidat," papar Ivan kepada detikcom, Selasa (24/6/2025).
Alih-alih ijazah akademis, Ivan mengatakan saat ini banyak HRD lebih mencari kandidat yang memiliki 'ijazah' lain berupa sertifikasi keahlian tertentu. Sebab melalui sertifikasi tersebut para pemberi kerja dapat melihat bahwa kandidat memiliki kompetensi teknis di bidang-bidang pekerjaan yang sedang dicari.
"Saya nggak bilang ijazah akademis itu nggak penting, nggak. Tapi tadi, karena kondisi pasar yang tidak seimbang antara supply dengan demand tenaga kerja. Artinya kandidat perlu nilai tambah, nilai plus," ucap Ivan.
"Sebaiknya memang dimulailah ambil tadi ijazah atau sertifikat yang teknis, yang spesialis. Jadi misal yang tadi saya bilang yang namanya sertifikat untuk robotik gitu ya, sertifikat untuk coding. Nah, itu tetap laku kalau yang itu," jelasnya lagi.
Belum lagi jika perusahaan yang dilamar merupakan perusahaan multinasional, di mana banyak perusahaan ini yang hanya membutuhkan mereka yang mampu bekerja dengan baik di bidang tertentu. Sehing...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda