Eks Menko Era Jokowi Jadi Calon Dubes AS, Istana Buka Suara
08/07/2025 18:01
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi buka-bukaan soal pencalonan 24 orang menjadi duta besar di beberapa negara sahabat. Termasuk soal ditunjuknya eks Menko Bidang Kemaritiman era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjadi Dubes Amerika Serikat (AS).
Menurut Hasan selama ini penunjukan duta besar merupakan hak prerogatif presiden, tak terkecuali Presiden Prabowo Subianto. Pertimbangannya tentu banyak, mulai dari situasi global punya, punya modal sosial, punya keluwesan, punya kelincahan, dan memiliki banyak jaringan di negara yang bersangkutan. Tentunya setiap dubes yang dicalonkan juga harus memiliki pengetahuan mendalam soal seluk beluk sebuah negara yang menjadi penugasannya.
Khusus duta besar di AS, menurutnya posisi ini memang sudah mesti diisi karena kosong bertahun-tahun sepeninggal Rosan Roeslani yang kala itu masuk ke dalam kabinet. Perwakilan Indonesia di negeri Paman Sam juga diharapkan dapat menjaga hubungan baik antara kedua negara.
"Termasuk juga di Amerika kan sudah kosong beberapa tahun dan harus segera diisi. Tentu kepentingannya adalah untuk kepentingan jangka panjang. Hubungan baik, diplomasi, hubungan kerjasama, hubungan ekonomi kita dengan Amerika Serikat dalam jangka panjang," beber Hasan dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).
Dia menampik ada tugas khusus untuk Indroyono yang ditunjuk jadi calon dubes AS untuk melancarkan negosiasi tarif. Menurutnya, dubes dipilih bukan untuk satu atau dua tujuan tertentu saja tapi untuk kepentingan jangka panjang.
"Tentu tidak hanya spesifik untuk satu atau dua tujuan tertentu, tapi untuk kepentingan kita di jangka panjang," sebut Hasan.
Hasan melanjutkan diharapkan ke depan juga para calin duta besar-duta besar ini bisa meningkatkan hubungan baik negara kita dengan negara sahabat. Tidak hanya dalam soal ekonomi, tidak hanya dalam soal diplomasi, tapi dalam segala macam hal untuk menciptakan perdamaian dunia.
Adapun 24 ...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda