Asosiasi UMKM Ungkap Penjualan Makanan-Fesyen Paling Lesu
02/06/2025 14:01
Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyebut penjualan di sektor makanan dan fesyen paling menurun dibandingkan dengan sektor lainnya. Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero, penurunan ini tak lepas dari daya beli yang melemah hingga kebijakan efesiensi yang diterapkan pemerintah.
Edy mengatakan setidaknya terjadi penurunan omzet UMKM telah berlangsung sejak era Presiden ke-7 Joko Widodo. Belum sempat pulih, kondisi tersebut semakin tertekan saat kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto diterapkan. Edy menerangkan terjadi penurunan omzet sekitar 20 hingga 25%.
"Terus kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pak Prabowo ini tentang efisiensi yang menggetarkan banyak orang, hotel-hotel menjadi agak sepi. Biasanya mereka meeting, borong kami, sekarang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Jadi memang terjadi penurunan. Let's say sekitar (turun) 20-25%," kata Edy kepada detikcom, Senin (2/6/2025).
Edy menilai para UMKM juga telah mengikuti perkembangan zaman untuk memasarkan produknya di berbagai platform e-commerce. Kendati demikian, Edy menilai hal itu tidak berpengaruh untuk mengerek omzet penjualan lantaran permintaan yang menurun.
Edy mengakui hampir semua lini bisnis UMKM mengalami penurunan. Kendati begitu, sektor-sektor makanan dan fesyen yang paling berdampak.
"Hampir semua. Fesyen pasti turun, kuliner juga menurun. Jadi semua aspek bisnis mengalami penurunan," imbuh dia.
Menurut Edy, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk menggeliatkan kembali UMKM. Pertama, pemerintah harus merealisasikan janjinya sebesar 40% anggaran APBN serta APBD mengalir ke UMKM.
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Edy menilai kebijakan tersebut belum dapat dirasakan pelaku UMKM.
"40% belanja pemerintah ini kan sesuai aturan Peraturan yang dikeluarkan, berlakukan dong. Kita ngg...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda