Elon Musk Kehilangan Uang Rp 194 Triliun

12/07/2025 16:32
Gambar
CEO Tesla sekaligus orang terkaya dunia, Elon Musk, menyerang Rancangan Undang-Undang (RUU) belanja Donald Trump dan mengancam akan membentuk partai politik baru. Langkahnya ini menyebabkan kekayaan Musk menciut drastis.

Hal ini juga membuat saham Tesla milik Elon Musk anjlok lebih dari 6% pada Selasa (8/7/2025) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan subsidi pemerintah untuk perusahaan-perusahaan Musk, termasuk Tesla, harus diteliti oleh Departemen Efisiensi Pemerintah atau DOGE.

Saham Tesla anjlok lebih dari 6% hingga di bawah US$ 300, dan menjadi level terendah dalam tiga minggu terakhir setelah Trump menyerang Musk dan mengklaim perusahaannya menerima subsidi lebih banyak daripada pihak mana pun dalam sejarah.

Kekayaan bersih Musk anjlok US$ 12 miliar (atau setara Rp 194 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.200). Hal ini seiring dengan anjloknya saham perusahaan mobil listrik tersebut, yang sejauh ini merupakan kerugian harian terbesar dari semua miliarder menurut Forbes.

Kini, dengan kekayaan US$ 395 miliar (atau setara Rp 6.399 triliun), Musk masih tetap menjadi orang terkaya menurut Forbes. Saham Tesla telah turun 13% sejak akhir Mei 2025, tepat sebelum Musk dan Trump mulai berdebat di depan umum, yang menjadi periode di mana indeks acuan S&P 500 naik 5%.

"Situasi sahabat karib ini kini telah berubah menjadi sinetron yang terus membebani saham Tesla," tulis analis Wedbush Dan Ives dalam catatan kepada kliennya, dikutip dari Forbes, Sabtu (12/7/2025).

Penurunan saham Tesla terjadi setelah Trump bereaksi terhadap kritik Musk terhadap rancangan anggaran andalannya, dan ancaman Musk untuk mendanai gugatan utama terhadap anggota Partai Republik yang memberikan suara untuk RUU ini.

"Jika RUU pengeluaran gila ini disahkan, Partai Amerika akan terbentuk keesokan harinya," ujar Musk di akun media sosial X miliknya beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Trump membalas dengan unggahan di Truth Social pribadinya, yang menyatakan bahwa tanpa sub...
🔗 Baca di sumber asli ← Kembali ke Beranda