Penjual Gorengan Ini Kuasai Bisnis Satu Negara
12/07/2025 16:32
Bukan anak konglomerat, bukan lulusan luar negeri. Dhirubhai Ambani memulai perjalanannya dari titik nol, menjual gorengan di kaki gunung demi bantu ekonomi keluarga. Siapa sangka, puluhan tahun kemudian, ia menjadi pendiri Reliance Industries, raksasa bisnis India yang dikenal seluruh dunia.
Reliance Industries Limited adalah perusahaan yang bergerak di banyak sektor, mulai dari petrokimia, telekomunikasi, ritel, tekstil, dan energi. Reliance juga merupakan eksportir terbesar serta perusahaan swasta India pertama yang masuk Fortune 500. Perusahaannya kini disebut-sebut yang terbesar di India.
Dengan tekad dan ketekunannya, Dhirubhai Ambani berhasil bangkit dari kemiskinan dan menempati puncak kejayaan.
Dilansir dari Britannica dan Up Rise High, Sabtu (12/7/2025), pria dengan nama lengkap Dhirajlal Hirachand Ambani ini lahir pada 28 Desember 1932 di sebuah desa kecil bernama Chorwad (Gujarat), India. Dia meninggal pada 6 Juli 2002 di Mumbai.
Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara yang tumbuh di keluarga sederhana, dengan ayah seorang guru dan ibu rumah tangga. Kadang-kadang, keluarganya tidak punya uang untuk beli kebutuhan pokok, sehingga sang ibu rela meminjam uang dari tetangganya.
Karena kondisi keuangan yang buruk, ibunya meminta ia dan Ramnikbhai (kakak laki-lakinya) mencari tambahan uang. Lalu di usia 15 tahun, Dhirubhai Ambani mulai jualan gorengan tepung (bhajia) ke para peziarah di Puncak Grinar. Dia bahkan mendirikan kios kentang goreng di pekan raya desa selama akhir pekan untuk membantu keuangan keluarga.
Pada 1949, di usia 17 tahun, Dhirubhai Ambani bermigrasi ke Aden, Yaman. Ia memulai kariernya sebagai juru tulis di A. Besse & Co., yang pada tahun 1950-an merupakan perusahaan perdagangan lintas benua terbesar di timur Suez. Gajinya sebesar 300 rupee.
Kemudian, ia bekerja di bagian komoditas perusahaan dan akhirnya pindah ke departemen yang menangani produk minyak bumi untuk Shell. Namun, keinginan Dhirubhai untuk memulai bisnisnya sen...
🔗 Baca di sumber asli
← Kembali ke Beranda